ANALISIS FLEXING DAN HEDONISME: MEMBENTUK CITRA NEGATIF ASN DI MEDIA SOSIAL
Kata Kunci:
ASN, Flexing, Hedonisme, Pencitraan, Media Sosial.Abstrak
Fenomena Flexing dan Hedonisme telah menjadi “tontonan” keseharian masyarakat di era globalisasi saat ini. Masyarakat akan mafhum ketika hal tersebut diperlihatkan oleh para pesohor ataupun pengusaha sukses di negeri ini. Namun, akan dinilai negatif oleh masyarakat ketika hal tersebut diperlihatkan oleh para pejabat dan ASN. Kemajuan teknologi informasi telah menghapus semua sekat informasi yang ada selama ini, sehingga masyarakat saat ini dapat menerima dan menyampaikan informasi secara bebas, cepat dan up to date. Menjadikan flexing dan bergaya hidup hedonis demi membangun sebuah citra diri bukanlah suatu pilihan yang baik buat seorang ASN. ASN sebagai aparatur pemerintah memiliki tugas melayani masyarakat dan menjaga nilai-nilai persatuan dan kesatuan, maka gaya hidup seorang ASN akan menjadi cermin dari sikap dan tingkah laku ASN itu sendiri. Media sosial sebagai sebuah medium dalam mengaktualisasikan diri hendaknya dapat dimanfaatkan dengan sebaiknya tanpa meninggalkan etika, norma dan nilai yang berlaku di masyarakat.
Unduhan
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2023 ANDRAGOGI: JURNAL PENDIDIKAN ORANG DEWASA

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

