DILEMA ASN ANTARA NETRALITAS, LOYALITAS DAN KARIR
Kata Kunci:
ASN, Netralitas, Loyalitas, Karir, Pemilu.Abstrak
ASN harus netral, satu kalimat yang sering kita dengar entah itu dalam diskusi formal ataupun sekedar obrolan di warung kopi. Isu netralitas ASN selalu “digemakan” menjelang pemilu dan pilkada. ASN memiliki daya tarik politik yang kuat bagi semua kekuatan politik yang ada di negeri ini. Hal itu terjadi diberbagai level baik itu di pusat terutama di daerah. ASN mempunyai kekuatan besar namun tersembunyi sehingga mengkhawatirkan banyak pihak ketika ASN tidak mampu menjaga netralitas. Berbagai pihak dan aktor politik berusaha menarik individu ASN masuk ke arena “permainan” politik, terutama dalam pilkada dengan menjanjikan kelancaran karir. Disinilah akan terjadi pertentangan antara netralitas dan loyalitas, terkhusus jika yang menjadi calon adalah petahana. Namun, sekalipun ASN sebagai salah satu kekuatan yang dapat diperhitungkan, sebagai abdi negara yang memiliki tugas melayani masyarakat, daya tawar ASN sangat lemah. Isu ini tidak akan usai selama ASN masih memiliki hak politik untuk memilih.
Unduhan
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2023 ANDRAGOGI: JURNAL PENDIDIKAN ORANG DEWASA

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

