INOVASI PELAYANAN PUBLIK “BIKCANTEK” (BINA KELUARGA CALON PENGANTEN OKE) PUSKESMAS SIMPANG TERITIP DINAS KESEHATAN KABUPATEN BANGKA BARAT
Kata Kunci:
Inovasi, BIKCANTEK, Puskesmas, Calon Pengantin.Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran atau deskripsi terhadap inovasi pelayanan publik BIKCANTEK (bina keluarga calon penganten oke) yang dilakukan oleh Puskesmas Simpang Teritip Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka Barat. Metodologi
penelitian yang dilakukan dengan metode deskriptif kualitatif, dimana terdapat 5 variabel yang diteliti yakni: (1) Tujuan inovasi; (2) Kebaruan, keunikan, dan keaslian; (3) Sumber daya dan keberlanjutan; (4) Dampak inovasi; dan (5) Keterlibatan pemangku kepentingan. Hasil penelitian menunjukan bahwa variabel Kebaruan/Keunikan yakni mencapai skor 87, diikuti oleh dampak inovasi sebesar 92, sumber daya dan keberlanjutan sebesar 91, keterlibatan pemangku kepentingan sebesar 91 dan tujuan inovasi sebesar 90. Dari hasil wawancara dan analisis dokumen diperoleh hasil bahwa setelah dilaksanakan BIKCANTEK terjadi penurunan angka kematian ibu, neonatus maupun bayi. AKI di tahun 2015 ada 2 kasus, ditahun 2016 tidak ada kasus, tahun 2017 tidak ada kasus, tahun 2018 ada 3 kasus, tahun 2019 ada 2 kasus, dan ditahun 2020 tidak ada kasus. Begitu juga dengan angka kejadian BBLR dan angka kejadian stunting di Puskesmas Simpang Teritip yang paling tampak adalah angka rujukan dalam kehamilan dan persalinan usia kurang dari 20 tahun sangat berkurang, ditahun 2017 ada 8 kasus, 2018 ada 19 kasus, tahun 2019 ada 17 kasus, dan tahun 2020 ada 0 kasus.
Unduhan
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2021 ANDRAGOGI : JURNAL PENDIDIKAN ORANG DEWASA

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.

