Pelajaran Inovasi Dari Kabupaten Bangka
Kata Kunci:
Laboratorium inovasi, kolaborasi dan berkelanjutanAbstrak
Penelitian ini ingin melihat bagaimana Pemerintah Kabupaten Bangka mampu melakukan inovasi sehingga sering mendapatkan penghargaan ditingkat nasional. Metode penelitian yang dipergunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif – analitik untuk menggambarkan dan mengklarifikasi suatu peristiwa. Pengumpulan data berupa study literatur, wawancara kepada informan di Bappeda dan perangkat daerah terkait. Adapun Langkah yang dilakukan kabupaten Bangka mendorong inovasi yaitu: membentuk Laboratorium Inovasi Daerah dengan menerapkan konsep 5D; Merumuskan program Satu Instansi satu Inovasi (One agency One Innovation); Membentuk Forum Inovasi Daerah antar OPD; dan Melakukan pembinaan dan pelatihan kepada OPD. Sedangkan faktor penghambat inovasi yaitu: masih ada PD yang belum mampu memahami betapa pentingnya inovasi; terbatasnya kapasitas SDM OPD khususnya terkait gagasan inovasi yang berbasis teknologi informasi; adanya perubahan kelembagaan struktur OPD dan mutasi SDM; rendahnya komitmen para kepala OPD; dan keterbatasan dukungan anggaran dan SDM.
Unduhan
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2021 ANDRAGOGI : JURNAL PENDIDIKAN ORANG DEWASA

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.

