Pelajaran Inovasi Dari Kabupaten Bangka

Penulis

  • Yan Megawandi BKPSDMD PROV. KEP. BANGKA BELITUNG

Kata Kunci:

Laboratorium inovasi, kolaborasi dan berkelanjutan

Abstrak

Penelitian ini ingin melihat bagaimana Pemerintah Kabupaten Bangka mampu melakukan inovasi sehingga sering mendapatkan penghargaan ditingkat nasional. Metode penelitian yang dipergunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif – analitik untuk menggambarkan dan mengklarifikasi suatu peristiwa. Pengumpulan data berupa study literatur, wawancara kepada informan di Bappeda dan perangkat daerah terkait. Adapun Langkah yang dilakukan kabupaten Bangka mendorong inovasi yaitu: membentuk Laboratorium Inovasi Daerah dengan menerapkan konsep 5D; Merumuskan program Satu Instansi satu Inovasi (One agency One Innovation); Membentuk Forum Inovasi Daerah antar OPD; dan Melakukan pembinaan dan pelatihan kepada OPD. Sedangkan faktor penghambat inovasi yaitu: masih ada PD yang belum mampu memahami betapa pentingnya inovasi; terbatasnya kapasitas SDM OPD khususnya terkait gagasan inovasi yang berbasis teknologi informasi; adanya perubahan kelembagaan struktur OPD dan mutasi SDM; rendahnya komitmen para kepala OPD; dan keterbatasan dukungan anggaran dan SDM.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Biografi Penulis

Yan Megawandi, BKPSDMD PROV. KEP. BANGKA BELITUNG

WIDYAISWARA AHLI UTAMA

Diterbitkan

26-04-2021

Cara Mengutip

megawandi, yan. (2021). Pelajaran Inovasi Dari Kabupaten Bangka. ANDRAGOGI : JURNAL PENDIDIKAN ORANG DEWASA, 9(1), 1–14. Diambil dari https://andragogi.babelprov.go.id/index.php/bkpsdmd/article/view/10

Artikel Serupa

<< < 1 2 3 4 > >> 

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.